Dinas PU Cipta Karya

Email Cetak

KANTOR DINAS PU CIPTA KARYA KABUPATEN PROBOLINGGO
Jl. Raya Dringu No. 81 Probolinggo
Telp. 0335 - 433 631

STRUKTUR ORGANISASI
Kepala Dinas : Ir.Prijono, MUM
Sekretaris : Herry Sudjono, ST.
Kasubbag. Umum dan Kepegawaian : Dian Kuswinarti, S.Sos.
Kasubbag. Keuangan : Sri Suswati, S.Sos
Kasubbag. Perencanaan : Mamik Kusia, S.Sos.
Kepala Bidang Tata Bangunan : Suroso, S.Sos.
Kasi. Perencanaan dan Penataan : Agus Budianto, S.T.
Kasi. Pelaksanaan dan Pelaporan : Moch. Umar Aziz, ST.
Kasi. Pemanfaatan dan Pengawasan : Lusi Dwi Cahyani, ST., MM.
Kepala Bidang Perumahan dan Lingkungan Pemukiman : Hengki Cahjo Saputra, ST., MM.
Kasi. Perencanaan Teknis dan Penyuluhan : Muhammad Subhan, ST.
Kasi. Sarana dan Prasarana : Andrea Parsaulian, ST., M.Si
Kasi. Penyehatan Lingkungan : Endang Muji Rahayu, ST, MM.
Kepala Bidang Pengawasan Bangunan dan Tata Ruang : Ir.Moch.Natsir, M.Si
Kasi. Pendataan dan Perencanaan Tata Ruang : Erwin Laksamana Hardhany, ST.
Kasi. Pengawasan Bangunan dan Tata Ruang : Syamsul Arifin, SH.

PROGRAM RPJMD
Visi
Terwujudnya Kabupaten Probolinggo yang sejahtera, berkeadilan, mandiri, berwawasan lingkungan, dan berakhlak mulia.

Misi
(a). Mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan daya saing daerah, pertumbuhan ekonomi yang berbasis kerakyatan, dan optimalisasi pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan. (Rumusan ini merupakan misi yang nomor 1 dari 2 misi), (b). Mewujudkan masyarakat yang berakhlak mulia melalui peningkatan otonomi daerah dalam penyelenggaraan kepemerintahan yang baik dan bersih.  (Rumusan ini merupakan misi yang nomor 2 dari 2 misi).

Tujuan
(a). Meningkatnya perekonomian daerah. (Rumusan ini merupakan tujuan yang nomor 1 dari 5 tujuan), (b). Meningkatkan daya saing daerah. (Rumusan ini merupakan tujuan yang nomor 2 dari 5 tujuan), (c). Meningkatnya pengelolaan sumber data yang berkelanjutan. (Rumusan ini merupakan tujuan yang nomor 3 dari 5 tujuan), (d). Meningkatkan penyelenggaraan kepemerintahan yang baik dan bersih. (Rumusan ini merupakan tujuan yang nomor 5 dari 5 tujuan).

Sasaran
(a). Peningkatan ketahanan pangan melalui optimalisasi produksi pertanian tanaman pangan, perkebunan, peternakan dan perikanan. (Rumusan ini merupakan sasaran yang nomor 1 dari 7 sasaran), (b). Peningkatan perekonomian daerah melalui optimalisasi usaha sektor riil. (Rumusan ini merupakan sasaran yang nomor 2 dari 7 sasaran), (c). Percepatan pembangunan infrastruktur dan investasi daerah. (Rumusan ini merupakan sasaran yang nomor 3 dari 7 sasaran), (d). Pelestarian lingkungan hidup dan pencegahan bencana. (Rumusan ini merupakan sasaran yang nomor 4 dari 7 sasaran), (e). Peningkatan kualitas pelayanan publik dan pelaksanaan otonomi daerah. (Rumusan ini merupakan sasaran yang nomor 7 dari 7 sasaran).

Program RPJMD
(a). Program pengembangan kawasan agropolitan. (Rumusan ini merupakan program yang nomor 1 dari 32 program), (b). Program pengembangan ekonomi lokal partisipatif. (Rumusan ini merupakan program yang nomor 6 dari 32 program), (c). Program pengembangan pariwisata. (Rumusan ini merupakan program yang nomor 9 dari 32 program), (d). Program pengembangan sistem transportasi daerah. (Rumusan ini merupakan program yang nomor 10 dari 32 program), (e). Program pengembangan tata ruang permukiman dan perumahan. (Rumusan ini program yang nomor 12 dari 32 program), (f). Program perlindungan dan konservasi SDA. (Rumusan ini merupakan program yang nomor 14 dari 32 program), (g). Program pencegahan dan penanggulangan bencana. (Rumusan ini merupakan program yang nomor 16 dari 32 program), (h). Program perencanaan dan pengendalian pembangunan partisipatif. (Rumusan ini merupakan program yang nomor 29 dari 32 program).

Program Satker (SKPD)
(a). Program peningkatan sarpras permukiman, kelembagaan dan fasum bagi masyarakat, (b). Program pengembangan lingkungan sehat, (c). Program rehabilitasi dan pemeliharaan prasarana dan fasilitas LLAJ, (d). Program peningkatan pelayanan angkutan, (e). Program pembangunan  sarana dan prasarana perhubungan, (f). Program pengendalian dan pengamanan lalu lintas, (g). Program peningkatan kelayakan pengoperasian kendaraan bermotor, (h). Program manajemen rekayasa dan keselamatan perhubungan, (i). Program lingkungan sehat perumahan, (j). Program pembangunan infrastruktur pedesaan, (k). Program pengendalian banjir, (l). Program perencanaan tata ruang, (m). Program peningkatan kapasitas kelembagaan perencanaan, (n). Program perencanaan pembangunan daerah, (o). Program perencanaan pembangunan ekonomi, (p). Program perencanaan pembangunan sosial budaya, (q). Program perencanaan prasarana wilayah dan sumber daya alam, (r). Program pengembangan data/informasi statistik daerah, (s). Program kerja sama pembangunan, (t). Program peningkatan sistem pengawasan internal dan pengendalian kebijakan KDH/WKDH.

TUGAS POKOK DAN FUNGSI
Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian urusan rumah tangga daerah dibidang pekerjaan umum cipta karya.
Untuk melaksanakan tugas pokok, Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya mempunyai fungsi : (a). perumusan perencanaan teknis operasional pembangunan sarana dan prasarana dibidang pekerjaan umum cipta karya, (b). pelaksanaan kebijakan teknis dibidang tata ruang, pengawasan bangunan, tata bangunan, perumahan, air bersih dan penyehatan lingkungan, (c). pelaksanaan pengawasan dan pengendalian teknis dibidang pekerjaan umum cipta karya, (d). pelaksanaan tugas dinas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Susunan  Organisasi
1. Susunan Organisasi Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, terdiri dari : (a). Kepala Dinas, (b). Sekretariat, (c). Bidang Tata Bangunan, (d). Bidang  Pengawasan Bangunan dan Tata Ruang, (e). Bidang Perumahan dan Lingkungan Pemukiman, (f). Kelompok Jabatan Fungsional.
2. Sekretariat, Bidang-bidang, masing-masing dipimpin oleh seorang Sekretaris, Kepala Bidang yang berada dibawah dan bertanggungjawab langsung kepada Kepala Dinas.

Sekretariat
1. Sekretariat mempunyai tugas pelayanan teknis administrasi kepada seluruh satuan organisasi dalam lingkungan Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya.
2. Untuk melaksanakan tugas, Sekretariat mempunyai fungsi : (a). pengelolaan administrasi umum dan urusan umum, (b). pengelolaan administrasi kepegawaian dan kesejahteraan pegawai, (c). pengelolaan administrasi keuangan dan gaji pegawai, (d). pengelolaan administrasi perlengkapan perkantoran dan mengurus pemeliharaan, kebersihan serta keamanan kantor, (e). pengelolaan urusan rumah tangga, (f). penyiapan bahan untuk penyusunan dan penyempurnaan organisasi dan tatalaksana, (g). pelaksanaan tugas-tugas hubungan kemasyarakatan, (h). pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.

Sekretariat, membawahi :
(a). Sub Bagian Umum dan Kepegawaian, (b). Sub Bagian Keuangan, (c). Sub Bagian Perencanaan.
Masing-masing Sub Bagian dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Sekretaris.

Tugas Pokok dan Fungsi Masing-masing Sub Bagian:
Sub Bagian Umum dan Kepegawaian, mempunyai tugas :
(a). melaksanakan urusan surat menyurat, pengetikan, penggandaan dan tata kearsipan, (b). melaksanakan analisis kebutuhan perlengkapan kantor dan perbekalan lainnya serta  melaksanakan  pemeliharaan perlengkapan dan peralatan kantor, (c). menyusun rencana kebutuhan dan mengurus pemeliharaan kebersihan dan keamanan kantor, tugas keprotokolan dan perjalanan dinas, (d). menyiapkan data dan pengolahan administrasi kepegawaian, (e). melaksanakan proses tentang kedudukan hukum pegawai, upaya peningkatan kemampuan pegawai dan kesejahteraan pegawai, (f). menyiapkan bahan untuk penyusunan dan penyempurnaan organisasi dan tatalaksana, (g). melaksanakan tugas-tugas hubungan kemasyarakatan, (h). melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Sub Bagian Keuangan, mempunyai tugas :
(a). mengumpulkan dan mengolah bahan dalam rangka penyusunan anggaran, (b). melaksanakan pengelolaan penatausahaan keuangan dan administrasi keuangan, (c). melaksanakan pembayaran gaji dan pembayaran keuangan lainnya, (d). melaksanakan analisis, evaluasi serta pengendalian terhadap pelaksanaan program dinas, (e). menyusun laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan, (f). melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Sub Bagian Perencanaan, mempunyai tugas :
(a). mengumpulkan data dan penyiapan bahan dalam rangka penyusunan program dan rencana kegiatan, (b). menyusun program dan rencana kegiatan serta penyusunan anggaran kegiatan, (c). melaksanakan analisis, evaluasi, monitoring, pengendalian serta penyusunan laporan program kegiatan, (d). mengumpulkan dan menyajikan data statistik cipta karya, (e). mensistematiskan, menyusun dokumentasi data dan peraturan perundang-undangan serta hasil pembangunan, (f). melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Bidang Tata Bangunan
1. Bidang Tata Bangunan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan program, perencanaan teknis, pelaksanaan dibidang tata bangunan.
2. Untuk melaksanakan tugas, Bidang Tata Bangunan mempunyai fungsi : (a). perencanaan penataan bangunan dan lingkungannya, (b). pemberian bantuan teknik pembangunan gedung-gedung daerah, (c). pelaksanaan pendaftaran, pengaturan, pengelolaan dan penghapusan gedung daerah, (d). pelaksanaan upaya keselamatan bangunan gedung daerah dan bangunan umum lanilla, (e). pelaksanaan inventaris dan evaluasi pada konsultan dan kontraktor, (f). pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Bidang Tata Bangunan, membawahi :
(a). Seksi Perencanaan dan Penataan, (b). Seksi Pelaksanaan dan Pelaporan, (c). Seksi Pemanfaatan dan Pengawasan.
Masing-masing Seksi dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang bertanggungjawab langsung kepada Kepala Bidang Tata Bangunan.

Tugas Pokok dan Fungsi Masing-masing Seksi:
Seksi Perencanaan dan Penataan, mempunyai tugas :

(a). melaksanakan perencanaan, bantuan dan bimbingan teknis perencanaan bangunan gedung daerah kepada instansi pemegang mata anggaran, (b). menyiapkan dan menyusun standar harga bangunan gedung daerah dengan memperhatikan faktor-faktor kesulitan ditempat bangunan didirikan, (c). melaksanakan bantuan teknis perencanaan bangunan gedung daerah kepada instansi pemegang mata anggaran, (d). meneliti dan memeriksa keadaan bangunan yang akan didirikan, (e). melakukan inventarisasi harga bangunan, (f). melakukan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Tata Bangunan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Seksi Pelaksanaan dan Pelaporan, mempunyai tugas :
(a). melakukan pengedalian terhadap tertib pelaksanaan pembangunan, renovasi, rehabilitasi, perawatan dan keselamatan bangunan  gedung daerah serta lingkunganya, (b). menyusun laporan hasil pelaksanaan kegiatan bangunan gedung daerah untuk setiap tahun anggaran, (c). melakukan kegiatan pembinaan kepada industri jasa konstruksi, (d). melakukan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Tata Bangunan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Seksi Pemanfaatan dan Pengawasan, mempunyai tugas :
(a). melakukan pegawasan terhadap pemanfaatan bangunan gedung daerah, (b). melakukan pemeriksaan terhadap usia seluruh bangunan gedung-gedung daerah dalam rangka untuk pemeliharaan, rehabilitasi, renovasi guna keselamatan pengguna bangunan dan membuat pertimbangan teknis dalam rangka penghapusan, (c). melakukan inventarisasi pendaftaran bangunan gedung daerah dalam rangka untuk mengetahui jenis masing-masing fungsi bangunan, (d). melakukan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Tata Bangunan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Bidang Pengawasan Bangunan dan Tata Ruang
1. Bidang Pengawasan Bangunan dan Tata Ruang mempunyai tugas melaksanakan sebagian urusan rumah tangga dibidang pengawasan bangunan dan tata ruang terhadap program perencanaan teknis, pelaksanaan dan pelaporan.
2. Untuk melaksanakan tugas, Bidang Pengawasan Bangunan dan Tata Ruang mempunyai fungsi : (a). pelaksanaan survey, pengukuran, pemetaan ruang dan dokumentasi informasi perijinan serta perkembangan gedung dan bangunan, (b). pelaksanaan analisis data dalam rangka penyusunan rencana dan dokumentasi perkembangan tata ruang, (c). pelaksanaan pengawasan serta penelitian pendirian, penggunaan dan penghapusan bangunan, (d). penertiban bangunan dan pengusutan serta usulan pembongkaran gedung dan bangunan liar bersama instansi terkait, (e). pelaksanaan pemantauan dan evaluasi perkembangan tata ruang, (f). pengendalian dan penelitian mengenai permohonan ijin prinsip tata ruang, (g). pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Bidang Pengawasan Bangunan dan Tata Ruang, membawahi:
(a). Seksi Pendataan dan Perencanaan Tata Ruang, (b). Seksi Pengawasan Bangunan dan Tata Ruang.
(b). Masing-masing Seksi dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang bertanggungjawab langsung kepada Kepala Bidang Pengawasan Bangunan dan Tata Ruang.

Tugas Pokok dan Fungsi Masing-masing Seksi:
Seksi Pendataan dan Perencanaan Tata Ruang  mempunyai tugas :
(a). mengumpulkan data dan informasi sebagai bahan perencanaan tata ruang, (b). mengumpulkan bahan rencana pengembangan sistem sarana dan prasarana dasar dalam rangka perencanaan tata ruang, (c). melakukan koordinasi dan pembinaan terhadap pelaksanaan rencana tata ruang, (d). melakukan evaluasi dan perkembangan tata ruang, (e). memeriksa, menyusun serta menyiapkan bahan rekomendasi teknis untuk Ijin Mendirikan Bangunan (IMB), penggunaan bangunan dan penghapusan bangunan, (f). melakukan pengawasan lapangan serta menyiapkan laporan dari penelaahan dan pengukuran dilapangan bagi permohonan ijin prinsip tata ruang, (g). melaksankan penyuluhan tentang tata ruang kabupaten Probolinggo, (h). melakukan pemantauan, evaluasi dan pengendalian terhadap penetapan permohonan ijin prinsip tata ruang, (i). melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pengawasan Bangunan dan Tata Ruang sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Seksi Pengawasan Bangunan dan Tata Ruang, mempunyai tugas :
(a). melakukan pengawasan bangunan terhadap pendirian bangunan penggunaan bangunan dan penghapusan bangunan, (b). memberikan teguran baik terhadap pendirian bangunan tanpa ijin, penyalahgunaan ijin bangunan, penggunaan bangunan maupun penghapusan bangunan, (c). melakukan pengusutan dan usulan pembongkaran bangunan liar, (d). membantu penyelesaian sengketa, baik pendirian bangunan, penggunaan bangunan maupun penghapusan bangunan, (e). melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pengawasan Bangunan dan Tata Ruang sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Bidang Perumahan dan Lingkungan Pemukiman
1. Bidang Perumahan dan Lingkungan Pemukiman mempunyai tugas menyusun program perencanaan teknis, pelaksanaan pelaporan dibidang perumahan dan lingkungan pemukiman.
2. Untuk melaksanakan tugas, Bidang Perumahan dan Lingkungan Pemukiman mempunyai fungsi : (a). pelaksanaan dan bantuan teknis perencanaan pembangunan, perbaikan dan peremajaan perumahan serta prasarana dan sarana lingkungannya, (b). pelaksanaan pembinaan, pengawasan serta pengendalian terhadap pengembangan perumahan dan permukiman, (c). pengaturan pemeliharaan prasarana dan sarana lingkungan perumahan dan pemukian, (d). pemberian bantuan teknis serta pembangunan sarana dan prasarana air bersih dan penyehatan lingkungan, (e). pelaksanaan pemantauan, pengawasan serta penilaian proses pembangunan perumahan dan permukiman, (f). pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Bidang Perumahan dan Lingkungan Pemukiman, membawahi:
(a). Seksi Perencanaan Teknis dan Penyuluhan, (b). Seksi Sarana dan Prasarana, (c). Seksi Penyehatan Lingkungan.
Masing-masing Seksi dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada dibawah dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala Bidang Perumahan dan Lingkungan Pemukiman.

Tugas Pokok dan Fungsi Masing-masing Seksi:
Seksi Perencanaan Teknis dan Penyuluhan mempunyai tugas :
(a). mengumpulkan dan mengolah data dalam rangka penyusunan ketentuan teknis pembangunan, perbaikan, peremajaan perumahan dan pengembangan serta prasarana lingkungannya, (b). menyusun perencanaan teknis bangunan, perbaikan, peremajaan perumahan dan pengembangan serta prasarana lingkungannya, (c). memberikan bantuan teknis dalam penyusunan perencanaan pembangunan perumahan, (d). menyiapkan bahan dan melakukan pembinaan, bimbingan dan penyuluhan dalam pembangunan perumahan serta lingkungannya, jalan lingkungan pemukiman, sistem penyediaan air minum (SPAM) dan penyehatan lingkungan pemukiman, (e). melakukan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Perumahan dan Lingkungan Pemukiman sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Seksi Sarana dan Prasarana, mempunyai tugas :
(a). menyiapkan bahan dalam rangka pengaturan perumahan dan pembangunan kawasan perumahan, (b). melakukan pemantauan, pengawasan serta pengendalian dalam pembangunan perbaikan, peremajaan dan pembangunan perumahan dan pemukiman serta prasarana lingkungannya, (c). melakukan pembangunan dan pemeliharaan perumahan untuk mencegah kawasan pemukiman  kumuh, (d). melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Perumahan dan Lingkungan Pemukiman sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Seksi Penyehatan  Lingkungan, mempunyai tugas :
(a). melakukan pemantauan, pengawasan serta pengendalian dalam pembangunan, perbaikan, peremajaan dan pengembangan perumahan dan permukiman serta prasarana dan penyehatan lingkungannya, (b). melakukan pembinaan, pengawasan dan pengendalian terhadap pembangunan pengelolaan maupun pemeliharaan prasarana dan sarana air bersih dan penyehatan lingkungan, (c). melakukan pembinaan terhadap kelompok pemakai air bersih di pedesaan yang belum dikelola PDAM, (d). memberi ijin penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dan menfasilitasi pemenuhan kebutuhan  air baku untuk kebutuhan pengembangan SPAM, (e). melakukan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Perumahan dan Lingkungan Pemukiman sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Kelompok  Jabatan  Fungsional
1. Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas teknis Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya sesuai dengan bidang keahlian dan kebutuhan serta berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
2. Kelompok Jabatan Fungsional, terdiri dari sejumlah tenaga dalam jenjang jabatan fungsional yang terbagi dalam kelompok sesuai dengan keahliannya.
3. Kelompok Jabatan Fungsional, dipimpin oleh seorang tenaga fungsional senior dalam melaksanakan tugasnya bertanggungjawab kepada Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya.
4. Jumlah jabatan fungsional ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja.
5. Jenis dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Tata Kerja
1. Kepala Dinas dibina dan bertanggungjawab langsung kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah.
2. Dalam melaksanakan tugas dibidang teknis administratif Kepala Dinas dibina dan dikoordinasikan oleh Sekretaris Daerah.
3. Dalam melaksanakan tugasnya Kepala Dinas wajib menerapkan prinsip koordinasi, integrasi dan sinkronisasi baik dalam lingkungan dinas serta dengan instansi/lembaga lain yang terkait.
4. Setiap pimpinan pada unit organisasi dalam lingkungan Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya melaksanakan koordinasi pengawasan melekat.
5. Setiap pimpinan pada unit  organisasi dalam lingkungan Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya bertanggung jawab serta memberikan bimbingan, pedoman dan petunjuk bagi pelaksanaan tugas bawahan.
6. Setiap pimpinan dan bawahan unit organisasi dilingkungan Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya wajib mengikuti dan mematuhi pedoman dan petunjuk atasan serta melaporkan hasil pelaksanaan tugasnya kepada atasan langsung secara berkala dan tepat waktu.

 
ANDA BERADA DI: Depan Dinas PU Cipta Karya

Login Webmail

Email
Kata Sandi

Redaksi Website

Bagian Kominfo Setda Kab. Probolinggo

  • Jalan: Raya Dringu 901 Probolinggo
  • Tel: +62335 421291
  • Fax: +62335 421292
  • Email: redaksi@probolinggokab.go.id
  • Website: Kab. Probolinggo